Mengapa Tuhan membiarkan bencana datang, dan apa kehendak Tuhan?

Tuhan Yang Mahakuasa berfirman: "ketika Tuhan marah kepada manusia, Dia berharap manusia akan mampu bertobat dan Dia berharap melihat pertobatan sejati manusia, di mana Dia akan dengan bebas mencurahkan belas kasihan dan toleransi-Nya kepada manusia. Ini berarti perbuatan manusia mendatangkan murka Tuhan, sementara belas kasih dan toleransi Tuhan diberikan kepada mereka yang mendengarkan Tuhan dan benar-benar bertobat di hadapan-Nya, kepada mereka yang dapat berbalik dari jalan-jalannya yang jahat dan meninggalkan kejahatan di tangan mereka." 
"Pekerjaan akhir-Ku bukan sekadar demi menghukum manusia tetapi juga demi mengatur tempat tujuan mereka. Bahkan lebih dari itu, demi menerima pengakuan dari semua orang atas segala sesuatu yang telah Kuperbuat. Aku ingin setiap orang melihat bahwa semua yang Kulakukan adalah benar, bahwa semua yang Kulakukan adalah ungkapan dari watak-Ku; itu bukan perbuatan manusia, apalagi alam semesta, yang melahirkan manusia. Sebaliknya, Akulah yang memelihara seluruh makhluk hidup di antara semua ciptaan. Tanpa keberadaan-Ku, umat manusia hanya akan binasa dan mengalami pedihnya malapetaka. Tidak seorang manusia pun akan menyaksikan kembali indahnya mentari atau bulan, atau hijaunya dunia ini. Umat manusia hanya akan dapat menatap malam yang membekukan dan lembah kematian yang tak kenal ampun. Akulah satu-satunya keselamatan bagi umat manusia. Akulah harapan manusia satu-satunya, bahkan Akulah Dia tempat bergantung keberadaan seluruh umat manusia. Tanpa Aku, hidup umat manusia akan terhenti seketika. Tanpa Aku, umat manusia akan dilanda bencana dan diinjak-injak oleh segala macam roh jahat, namun tak seorang pun mendengarkan Aku. Aku telah melakukan pekerjaan yang tidak dapat dilakukan oleh siapa pun, harapan-Ku satu-satunya adalah agar manusia dapat membalas-Ku dengan beberapa perbuatan baik. Kendati yang dapat membalas Aku sangatlah sedikit, Aku tetap akan menyudahi perjalanan-Ku di dunia manusia dan memulai langkah pekerjaan-Ku selanjutnya, sebab susah payah-Ku ke sana kemari di antara manusia selama bertahun-tahun ini telah membuahkan hasil, dan Aku sangat senang. Bukan jumlah manusia yang Aku pedulikan, melainkan perbuatan baik mereka. Bagaimana pun, Aku harap engkau semua mempersiapkan perbuatan baik yang cukup agar tiba di tempat tujuanmu sendiri. Dengan demikian barulah Aku puas; bila tidak, tidak seorang pun di antaramu akan luput dari bencana yang akan menimpamu. Bencana itu berasal dari-Ku dan diatur oleh-Ku, tentu saja. Jika engkau semua tidak tampak baik di mata-Ku, jangan harap lolos dari bencana itu."

Kita bisa melihat dari firman Tuhan bahwa melandanya bencana adalah ungkapan murka Tuhan. Karena umat manusia sekarang terlalu rusak, mendorong terjadinya kejahatan dan kekerasan; membenci kebenaran; hidup dalam makan, minum, mengejar kesenangan; mendukung keinginan akan hawa nafsu dan materi. Sehingga mereka menyangkal Tuhan secara umum dan menentang Tuhan. Jadi bencana melanda adalah untuk menghukum dan menghancurkan orang jahat. Tetapi Tuhan mengizinkan bencana melanda, kehendak Tuhan adalah untuk membangunkan hati manusia yang sudah mati rasa. Tuhan berharap manusia bisa benar-benar bertobat dan mendapat kan penyelamatan Tuhan. Sekarang Tuhan Yesus sudah datang kembali yaitu Kristus di akhir zaman——Tuhan Yang Mahakuasa. Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan kebenaran, melakukan pekerjaan penghakiman dan pemurnian umat manusia. Dengan hanya kita berusaha menyelidiki jalan yang benar, menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman, mencapai tahap di mana dosa kita dimurnikan dan memiliki pertobatan sejati, barulah kita bisa mendapatkan perlindungan Tuhan serta bertahan hidup dalam bencana. Apakah anda mau mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan di akhir zaman? Sila klik Messenger untuk menghubungi kami.

Bagaimana artikel saat ini sobat cukup membantu? Tolong salin url di atas lalu bagikan artikel ini ke teman-teman sobat atau sodara sobat. Agar kami senang membuat dan mendukung artikel kami. Sekian terima kasih sampai jumpa. Salam hangat dari kami😊

Plagiarisma Protected by Copyscape peshaAcompeny